5 Cara Menuju Kebebasan Efek

Jika di kantor wujud program dana pensiun, gak usah mikir dua kali tuk mengikuti program tersebut. Kini kan sudah ada nilai pensiun dari BPJSTK dalam imbal hasilnya lumayan banget, sekitar 7 % each tahun. Karna sebelum berkeluarga, mayoritas uang kita habis untuk diri kita sendiri, baik itu untuk belanja, having fun, bantuin keluarga atau sekedar jalan-jalan. Untuk perempuan muda yang kaga berkeluarga, menurut saya minimum kita bisa sisihkan 30 % dari gaji menjadi tabungan. Dan karena mempunyai pegangan di tangan, kamu nggak perlu buru-buru menarik pekerjaan biasa dengan gaji kecil.

Yg sekaligus diartikan semua income yang kita terima menghasilkan digunakan untuk diri sendiri. Disadari atau nggak, dengan berhutang hampir setengah untuk hidup kita didekasikan buat ‘hutang’ tersebut.

Uang yang kita punya hanya untuk kita, entah itu buat bantuin orang tua, buat bayar sumbangan, buat jajan, buat nabung, tuk jalan-jalan. Bebas hutang maksudnya kita nggak punya kewajiban kepada pihak lain.

Lantai rumah tersebut pun sudah tua serta beberapa perabot sudah layak untuk diganti. Di rumah kecil itu, sering ada manajer restaurant, supervisor pekerjaan konstruksi, dan pengawas gudang yang bekerja untuk ayah Mike. Masih berkarir pada bidang perbankan sejak eleven tahun yang lalu serta masih belajar untuk membangun blog finansial dengan bersih.

Long story short, Robert komplain ke Rich Father karena bayaran yang diterimanya terlalu kecil. Namun, alih-alih mendapat kenaikan gaji, Robert malah ditawari bekerja sama sekali tanpa bayaran jika masih mau belajar tentang cara uang bekerja untuk kita, tidak merupakan kita yang bekerja tuk uang. Dari sinilah pelajaran dimulai, Robert dan Robert bekerja tanpa dibayar. Singkat cerita, Robert dan Paul bertemu di rumah ayah Mike.

6 bulan itu adalah waktu yang amat untuk dapetin pekerjaan ataupun dapetin sumber penghasilan lain. Dengan adanya cadangan selama 6 bulan, kita sanggup dapetin nafas tambahan tuk nyari kerjaan yang anyar. Dia nggak pake help to make up mahal, antara Get dan Gojek saja dia sibuk bandingin mana dan termurah, makan di lingkungan yang ada cashback untuk Ovo dan apa saja yang bisa nyimpan dollar dia lakukan. Makanya saya bisa nyimpan uang yg lumayan dari menghemat soal keinginan-keinginan saya. tapi saya sangat suka uang lalu memutuskan untuk membeli pakaian dengan harga terjangkau.

Read More

Membangun Bisnis Tanpa Riba Menuju Kebebasan Finansial

abis portaequipajes jadi semakin semangat mengasah skill menuju financial freedom. Berikut saya sudah menyiapkan ebook yang amazing terhadap Strategi Punya Saldo Tabungan 1M Sebelum Usia 40 Tahun. Dalam panduan buku yang cetar membahana ini, saya menguraikan dengan detil tiga strategi kunci serta proven, untuk meraih financial freedom di usia anak remaja.

Di-update tiap Senin pagi, blog ini menghidangkan sajian maknyus atas strategi bisnis, karir, entrepreneurship, dan management skills. hampir sering sekali om yodhia antariksa dalam menulis tentang efek freedom. tenang kita yang membaca blog ini saja sudah masuk 50% untuk mereka yang berhasil. Pasti ngeri jadi generasi milenial ini, kudu serius menyusun strategi finansialnya.

Ada 1 karakter yang kita punyai sedari dulu, yaitu serakah. Kalo bisa bikin dollar 1 juta per hari, maka kita pengen apply uang 2 juta per hari. Jadi, ngomongin financial freedom, bukanlah ngomongin terhadap pensiun dini dalam perihal kaya raya.

Sering banget begitu mendengarnya kita langsung membayangkan ‘setiap hari liburan di pulau tropis tanpa mikirin uang’. Dalam pertama berbunyi, “Being ready to accept receive all that an individual are meant to have. ” Orman menganalogikan uang yang mengalir dalam kehidupan kamu seperti air. Bayangkanlah kita kita seperti gelas, yang hanya bisa menampung sesuai ukuran kita. Tapi anda dapat memperbesar ‘ukuran’ daya tampung kita dengan membikin diri kita terbuka tuk menerima.

Ketika anak telah cukup besar, ceritakan di mereka tentang dana pensiun kita, strategi yang anda gunakan untuk berinvestasi, dan apa makna dari semua hal itu dalam konteks kehidupan mereka. Begitu pula dalam berinvestasi, Orman mengingatkan untuk menginvestasikan ia dengan hati-hati dan bijaksana. Kalau diakumulasikan seiring dengan waktu, hasilnya akan dapat mengurus kehidupan kita dengan baugs, dan juga menjaga kehidupan orang-orang yang kita tinggalkan. Sebaliknya, jika kita membikin pilihan yang buruk pada berinvestasi, ia tidak jadi dapat kita andalkan dalam masa mendatang.

Yang hidup nyantai dan menikmati hidup adalah anak-anak mereka, dalam sejak lahir sudah hidup senang dan nggak ngerti ‘susah’ dalam hidup. Mereka akan terus berpikir untuk nambahin nilai uang mereka sampai mereka mati. Percaya deh kalo kita mulai dari bawah, susah payah nyari uang dan berhasil nambahin nilai uang kamu, maka pensiun bukanlah perkara yang kita mau.

Read More